Tepat di saat hari buruk menyerang, ada banyak hari baik yang menunggu giliran.
— (via palawija)

posted 2 days ago with 165 notes
reblog
originally palawija
Buku Progress Persiapan SNMPTN RUPIN KSE UI. 

Jadi buku ini untuk memantau progress dari Siswa/i RUPIN KSE UI dalam mempersiapkan diri mengikuti SNMPTN. 

Jadi adik-adik ini haru menulis usaha apa yang dilakukannya, secara Vertikal (Amal Perbuatan) dan Horizontal (Usaha Diri Sendiri) setiap hari. Ada juga Curhatan dan Renungan. 

RUPIN KSE UI udah jalan 4 angkatan dan semakin tahun semakin bagus progressnya. Alhamdulillah :) – View on Path.

Buku Progress Persiapan SNMPTN RUPIN KSE UI.

Jadi buku ini untuk memantau progress dari Siswa/i RUPIN KSE UI dalam mempersiapkan diri mengikuti SNMPTN.

Jadi adik-adik ini haru menulis usaha apa yang dilakukannya, secara Vertikal (Amal Perbuatan) dan Horizontal (Usaha Diri Sendiri) setiap hari. Ada juga Curhatan dan Renungan.

RUPIN KSE UI udah jalan 4 angkatan dan semakin tahun semakin bagus progressnya. Alhamdulillah :) – View on Path.


posted 4 days ago with
reblog

Terima kasih ya 

Jangan cintai aku
Apa adanya
Jangan

Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan
ke depan

Sebenarmya, 30 Agustus 2013 kita pernah bertemu, iya pernah, di kantormu. Saat itu aku ada Dinas ke Area Kebun dimana kamu bekerja. Hanya saja, saling tidak “ngeh” satu dan yang lainnya. Aku kala itu masih anak bawang, masih anak baru, baru dua bulan bekerja di perusahaan itu, dimana kamu sudah bekerja duluan disana, hanya saja aku di Head Office dan kami di Kebun. Aku tau nama kamu, karena menurut rekan kantor, aku harus tahu kamu, karena kerjaanku akan sangat membutuhkan bantuan dari kamu. 

Intinya, kita bertemu, sekelebat dan tidak ada apa-apa yang bisa ditilik lagi dari pertemuan yang sekejap dan tidak meninggalkan memori apa-apa, pada kamu ataupun padaku. 

Komunikasi itu, aku lupa kapan dimulainya. Aku hanya ingat saat itu bulan oktober dan ada pekerjaan yang mengharuskan aku menghubungimu. Aku tak tahu bagaimana sampai akhirnya kita bisa saling mengirimkan pesan dan itu berlanjut tidak hanya sebatas rekan kerja. Panggilan “Bapak” dan “Ibu” berubah menjadi “Mas” dan “Adek”.

Hampir 5 Bulan hanya bisa berkomunikasi lewat WhatsApp dan Telpon. Dalam waktu 5 Bulan juga tidak semulus yang dibayangkan. Ternyata, kamu dan aku pernah mencoba untuk saling menghilang. Tujuannya, ya ingin memastikan rasa yang tumbuh ini sebenarnya apa. Kita, kamu dan aku sama-sama dalam rasa takut yang besar untuk memulai suatu hubungan. 

Dan, pada 30 Maret 2014 kita bertemu di Medan. Dan cerita terus berlanjut hingga hari ini, hingga esok dan esoknya lagi. 

Aaminn.

6 plays


posted 5 days ago with 2 notes
reblog

(Source: tujuhlapanenam)


posted 1 week ago with 430 notes
reblog
originally tujuhlapanenam
Dulu, kalau mau ngumpul tinggal numplek di satu kamar, terus udah deh, ketawa ketiwi ampe pagi, ngobrol ga tentu arah. 

Sekarang, kalau mau kumpul full team, susahnya ga keruan, udah pada mencar sana sini. 

Maacih Wewe udah berhasil ngumpulin semua malam ini, walau ga ada Linceu karena jauh di Gresik sana, aahh kangen banget ama ciwi ciwi Khairunnisa ♡

*foto keluarganya belum di update, belum ada Pipit, Dhila ama Salwa :) with Lini, Salwa, Nadhila, Laksmi, Gardiani, Dwi, @pipitokokot, and @indigtari at Pondok Putri Khairunnisa – View on Path.

Dulu, kalau mau ngumpul tinggal numplek di satu kamar, terus udah deh, ketawa ketiwi ampe pagi, ngobrol ga tentu arah.

Sekarang, kalau mau kumpul full team, susahnya ga keruan, udah pada mencar sana sini.

Maacih Wewe udah berhasil ngumpulin semua malam ini, walau ga ada Linceu karena jauh di Gresik sana, aahh kangen banget ama ciwi ciwi Khairunnisa ♡

*foto keluarganya belum di update, belum ada Pipit, Dhila ama Salwa :) with Lini, Salwa, Nadhila, Laksmi, Gardiani, Dwi, @pipitokokot, and @indigtari at Pondok Putri Khairunnisa – View on Path.


posted 1 week ago with
reblog
Ikhlas itu begini: Kau rawat kepompong hingga menjadi kupu-kupu, meski tau bahwa semua yang bersayap akan selalu terbang

(via amyraagustini)

:):):):):):)


posted 1 week ago with 298 notes
reblog
originally amyraagustini
Kita menulis tidak untuk dipahami, tetapi untuk memahami.

Cecil Day Lewis

(via kurniawangunadi)


posted 1 week ago with 227 notes
reblog
originally kurniawangunadi
beningtirta:

Maka, berdo’alah…

beningtirta:

Maka, berdo’alah…


posted 1 week ago with 13 notes
reblog
originally beningtirta
infinite-paradox:

Actions are a reflection of the heart.

infinite-paradox:

Actions are a reflection of the heart.

(Source: pinstamatic.com)


posted 1 week ago with 685 notes
reblog
originally memory-bazaar
Some hearts understand each other, even in silence.

Yasmin Mogahed (via finegoodsandfinefolks)

:)

(Source: thatisntverychanel)


1 of 137 »
theme by heloísa teixeira